PDI Perjuangan Surabaya Kawal Pemulihan Anak Korban Kekerasan, Tegaskan Nol Toleransi terhadap Tindakan Tidak Berperikemanusiaan

PDI Perjuangan Kota Surabaya melalui Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya bergerak cepat melakukan pendampingan kemanusiaan kepada seorang anak korban kekerasan di Surabaya, Selasa (24/2).

StRoom – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Budi Leksono, bersama Bendahara Fraksi sekaligus Anggota Komisi D Abdul Malik, serta Anggota Fraksi Eri Irawan, mengunjungi langsung kediaman korban di kawasan Tambak Osowilangun untuk memastikan kondisi dan kebutuhan anak terpenuhi secara menyeluruh.

Kunjungan ini merupakan bentuk nyata keberpihakan PDI Perjuangan terhadap perlindungan anak dan nilai-nilai kemanusiaan. Korban yang masih berusia 4 tahun sebelumnya mengalami perlakuan kekerasan yang sangat memprihatinkan. Peristiwa tersebut menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk PDI Perjuangan Surabaya.

Ketua Fraksi, Budi Leksono, menegaskan bahwa kekerasan terhadap anak dalam bentuk apa pun adalah tindakan yang tidak dapat ditoleransi.

“Kami sangat berduka dan marah atas kejadian ini. Kekerasan terhadap anak adalah tindakan yang melukai nilai kemanusiaan dan bertentangan dengan nurani bangsa. Negara dan masyarakat wajib hadir melindungi anak-anak kita,” tegas Budi.

PDI Perjuangan menegaskan bahwa penanganan tidak boleh berhenti pada proses hukum terhadap pelaku. Pemulihan psikologis, jaminan pendidikan, serta kepastian administrasi kependudukan anak juga harus menjadi prioritas.

Abdul Malik memastikan Fraksi PDI Perjuangan akan mengawal pemenuhan seluruh hak dasar korban, termasuk pengurusan akta kelahiran yang sebelumnya belum dimiliki.

“Administrasi kependudukan adalah pintu masuk untuk mendapatkan hak pendidikan dan layanan publik lainnya. Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar seluruh hak anak ini terpenuhi,” ujar Malik.

Tahun ini, korban direncanakan mulai masuk Taman Kanak-Kanak. Karena itu, dukungan moral dan kesiapan lingkungan menjadi sangat penting untuk memastikan masa depannya tetap terjaga.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Surabaya sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Armuji, turut memberikan dukungan secara langsung melalui sambungan video. Ia menyemangati anak tersebut agar tetap kuat dan percaya diri menghadapi masa depan.

Sebagai bentuk kepedulian, PDI Perjuangan Surabaya juga menyerahkan santunan dan memastikan keluarga memiliki akses komunikasi langsung apabila membutuhkan pendampingan lanjutan.

PDI Perjuangan Surabaya mendukung langkah Pemerintah Kota Surabaya untuk melakukan evaluasi dan penguatan sistem perlindungan anak secara terintegrasi. Partai menegaskan bahwa Surabaya harus semakin meneguhkan diri sebagai Kota Layak Anak, dengan sistem pengawasan dan respons cepat terhadap laporan kekerasan.

“Tidak boleh ada lagi anak yang menjadi korban kekerasan. Ini momentum evaluasi bersama agar sistem perlindungan anak semakin kuat dan berpihak pada kepentingan terbaik anak,” tegas Budi Leksono.

 

PDI Perjuangan Surabaya akan terus mengawal proses hukum berjalan tegas dan transparan, sekaligus memastikan korban mendapatkan lingkungan yang aman, sehat, dan penuh kasih sayang untuk tumbuh dan meraih masa depannya.

Bagikan :